STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL KEPERAWATAN

Latest courses

3-tag:Courses-65px

Kamis, 22 Desember 2022

Pemantauan Urine Kehamilan

Kategon: Fisiologis

Subkategori : Reproduksi dan Seksualitas

Definisi : Mengidentifikasi kehamilan dengan menggunakan spesimen urine.

Diagnosis Keperawatan : Kesiapan Peningkatan Menjadi Orang Tua , Pencapaian Peran Menjadi Orang, Kesiapan Peningkatan Pengetahuan Ansietas

Luaran Keperawatan : Peran Menjadi Orang Tua Membaik, Tingkat Ansietas Menurun, Tingkat Pengetahuan Meningkat

Prosedur

1.Identifikasi pasien menggunakan minimal dua identitas (nama lengkap, tanggal lahir, dan/nomor atau rekam medis)

2.Jelaskan tujuan dan langkah-langkah prosedur.

 3. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan:

a.Pot urine

b.test pack kehamilan

c. Sarung tangan bersih

 d. Label identitas pasien

e. Alat tulis

4.Ajarkan pasien menampung urine midstream

5.Pasang sarung tangan bersih

6.Berikan label identitas pasien pada pot urine

 7. Celupkan test pack ke dalam spesimen urine dengan tidak melebihi batas maksimal garis

8. Baca hasil pemeriksaan setelah satu menit

a.Positif (+) jika terbentuk dua garis

b. Negatif (-) jika terbentuk satu garis

9. Informasikan hasil pemeriksaan urine kehamilan

10. Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

11. Dokumentasikan hasil pemeriksaan

Referensi

Alden, K. R., Lowdermilk, D. L., Cashion, M. C., & Perry, S. E. (2013). Maternity and Women’s healty care-E-Book. Elsevier Health Sciences.   

Lowdermilk, D. L., Perry, S. E., & Cashion, M. C. (2014). Maternity Nursing. Elsevier Health Sciences.

 PPNI (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (1st ed.). Jakarta: DPP PPNI.

PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (1 ed.). Jakarta: DPP PPNI.

PPNI (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (1st Ed.). Jakarta: DPP PPNI.

S.S, & Kyle, T. (2009). Maternity and Pediatric Nursing. Philadelpia: Lippincott

 

Pemeriksaan Tanda-Tanda Kehamilan

Kategori: Fisiologis

Subkategori: Reproduksi dan Seksualitas

Definisi: Melakukan identifikasi tanda pasti, tidak pasti dan kemungkinan mengalami kehamilan.

Diagnosis Keperawatan : Peran Menjadi Orang membaik, pencapaian peran menjadi orang tua, kesiapan peringatan pengetahuan ansietas

Luaran Keperawatan : peran menjadi orang tua membaik tingkat ansietas menurun, tingkat pengetahuan meningkat

Prosedur

1.Identifikasi pasien menggunakan minimal dua identitas (nama lengkap, tanggal lahir, dan/atau nomor rekam medis)

2.Jelaskan tujuan dan langkah-langkah prosedur

3. Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

4.Siapkan alat dan bahan yang diperlukan:

a.Sarung tangan

b.Doppler atau Laenec

c.Test pack

5. Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

 6.Pasang sarung tangan

7.lakukan anamnesa  (riwayat Perkawinan, ,Riwayat haid, HPHT , Riwayat persalinan terdahulu)

8. Identifikasi tanda pasti kehamilan:

a.Terlihat gambaran janin saat dilakukan USG

b. Adanya denyut jantung janin dengan Doppler atau Laenec

c. Teraba gerakan janin

 9.Identifikasi tanda tidak pasti kehamilan:

a. Perubahan pada payudara

b.Mual/muntah

c. Hiperpigmentasi

 d. Perut membesar

e.Tanda Hegar, tanda Piskacek, tanda Chadwik, tanda Braxton Hiks

10 Identifikasi tanda kemungkinan hamil :

 a Pemeriksaan tes urine kehamilan: HCG positif

b. Amenorhea

11. Rapikan pasien dan alat-alat yang digunakan

 12. Informasikan hasil pemeriksaan tanda-tanda kehamilan

13. Lepaskan sarung tangan

14. Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

15. Dokumentasikan hasil pemeriksaan tanda-tanda kehamilan

Referensi

Alden, K. R., Lowdermilk, D. L., Cashion, M. C., & Perry, S. E. (2013). Maternity and Women’s Health Care-E-Book. Elsevier Health Sciencesn.

Lowdermilk, D. L., Perry, S. E., & Cashion, M. C. (2014). Maternity Nursing. Elsevier Health Sciences. PPNI (2016) Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (1st ed.).Jakarta: DPP PPNI.

PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (1st Ed) Jakarta: DPP PPNI.

PPNI (2018) Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (1 ed.). Jakarta: DPP PPNI. Ricci, SS, & Kyle, T. (2009). Maternity and Pediatric Nursing. Philadelpia: Lippincott

 

Pemantauan Gerak Janin

Kategori : Fisiologis

Subkategori: Reproduksi dan Seksualitas

Definisi : Melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi tromboflebitis.

Diagnosis Keperawatan :Perfusi Perifer Tidak Efektif, Risiko Perfusi Perifer Tidak Efektif

Luaran Keperawatan : Perfusi Perifer Meningkat

Prosedur

1.Identifikasi pasien menggunakan minimal dua identitas (nama lengkap, tanggal lahir, dan/atau nomor rekam medis)

2.jelaskan tujuan dan langkah-langkah prosedur

3.Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

4. Letakkan tangan kiri pemeriksa pada popliteal

5.Lakukan dorso-fleksi pada telapak kaki menggunakan tangan kanan pemeriksa

6.Identifikasi adanya sensasi nyeri pada saat dorso-fleksi

7. Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

8. Dokumentasikan hasil pemeriksaan dan respons pasien

Referensi

Alden, K. R., Lowdermilk, D. L, Cashion, M. C., & Perry, S. E. (2013). Maternity and Women’s Health Care-E-Book. Elsevier Health Sciences.

Lowdermilk, D. L, Perry, S. E., & Cashion, M. C. (2014). Maternity Nursing. Elsevier Health Sciences

PPNI (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (1 ed.).Jakarta: DPP PPNI

 PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (1Ed.). Jakarta: DPP PPNI.

PPNI (2018) Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (1st Ed.), Jakarta: DPP PPNI

 Ricci, S.S, & Kyle, T. (2009) Maternity and Pediatric Nursing. Philadelpia: Lippincot

 

Pemeriksaan Parnineum

Kategori :Fisiologis

Subkategori :Reproduksi dan Seksualitas

Definisi : Mengamati dan menganalisis kondisi perineum.

Diagnosis Keperawatan : Nyeri Akut ,Ketidaknyamanan Pasca Melahirkan

Luaran Keperawatan:  Tingkat Nyeri Menurun, Status Kenyamanan Meningkat

Prosedur

1.Identifikasi pasien menggunakan minimal dua identitas (nama lengkap, tanggal Lahir, dan/atau nomor rekam medis)

2.Jelaskan tujuan dan langkah-langkah prosedur

 3. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan:

a.Sarung tangan bersih

b.Plastik kuning

C. Bengkok

 d. Pembalut

e.Perlak

4.Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

5.Jaga privasi ibu

6.Atur posisi ibu dorsal recumbent

7.Letakkan perlak di bawah bokong

8. Buka pakaian bagian bawah ibu

9. Pasang sarung tangan

10. Lakukan vulva hygiene

11. Inspeksi area vulva, kemungkinan adanya kemerahan, edema, lecet, varises

 12. Lakukan penilaian luka perineum menggunakan skala REEDA (Redness, Echimosis, Edema, Discharge, Approximation) 0-15 13. Pakaikan pembalut dan pakaian bawah ibu

14. Rapikan pasien dan alat-alat yang digunakan

15. Informasikan hasil pemeriksaan perineum

16. Lepaskan sarung tangan

17. Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

18. Dokumentasikan hasil pemeriksaan perineum

Referensi

Alden, K. R., Lowdermilk, D. L., Cashion, M. C., & Perry, S. E. (2013). Maternity and Women’s Health Care-E-Book. Elsevier Health Sciences.

Lowdermilk, D. L., Perry, S. E., & Cashion, M. C. (2014). Maternity Nursing. Elsevier Health Sciences.

PPNI (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (1st ed.). Jakarta: DPP PPNI

PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (1st Ed.). Jakarta: DPP PPNI.

PPNI (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (1st ed.). Jakarta: DPP PPNI.

Ricci, S.S. & Kyle, T. (2009). Maternity and Pediatric Nursing. Philadelpia: Lippincott

Pemeriksaan Payudara

Kategori ; fisiologis

Subkategori Reproduksi dan Seksualitas

Definisi : Melakukan inspeksi dan palpasi pada payudara.

Diagnosis Keperawatan : Ansietas , kesiapan Peningkatan Pengetahuan , Nyeri Akut Nyeri Kronis

Luaran Keperawatan : Tingkat Nyeri Menurun, Tingkat Ansietas Menurun ,Tingkat Pengetahuan Meningkat

Prosedur

1.Identifikasi pasien menggunakan minimal dua identitas (nama lengkap, tanggal lahir, dan/atau nomor rekam medis)

2.Jelaskan tujuan dan langkah-langkah prosedur

 3. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan:

c. Bantal kecil

d. Handuk

e. Sarung tangan, jika perlu

4.Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

5.Jaga privasi ibu

6.Atur posisi yang nyaman untuk pemeriksaan payudara

7. Pasang sarung tangan bersih, jika perlu

8. Identifikasi faktor risiko kanker payudara (meliputi usia saat hamil pertama, usia menarche, usia menopause, riwayat keluarga, riwayat penyakit pada payudara, status paritas dan riwayat menyusui)

9. Identifikasi adanya keluhan nyeri, rasa tidak nyaman, pengeluaran, perubahan bentuk payudara dan puting

10. Minta pasien membuka pakaian bagian atas

11. Inspeksi payudara (bentuk, ukuran, tekstur, warna kulit seperti kemerahan, retraksi kulit payudara)

12. Periksa adanya bekas mastektomi, lesi, jaringan parut, kemerahan, erkepal

13. Tempatkan gulungan handuk atau bantal kecil di bawah pundak dan letakkan tangan di bawah kepala

14. Palpasi dengan menekan bagian puting menggunakan jempol dan jari telunjuk

15. Periksa adanya pengeluaran cairan, posisi puting kembali ke bentuk semula

16. Palpasi payudara menggunakan tiga jari dominan pemeriksa (telunjuk, jari tengah, jari manis) berjalan secara vertikal

17. Lakukan pemeriksaan dengan gerakan memutar dan menekan jaringan payudara melawan dinding dada, serta area ketiak 18. Periksa empat kuadran payudara sampai ke pangkal payudara dan ulangi pada Payudara yang lainnya

19. Catat adanya massa (meliputi ukuran, lokasi, konsistensi dan pergerakan nodus)

20. Catat kesimetrisan payudara (meliputi perbedaan bentuk, ukuran, puting, Kerutan atau lekukan pada kulit)

21. Ajarkan melakukan pemeriksaan payudara sendiri

22. Anjurkan melakukan pemeriksaan mamografi secara rutin sesuai dengan usia,

Faktor risiko, dan kondisi pasien

23. Informasikan hasil pemeriksaan

24. Rapikan pasien dan alat-alat yang digunakan

25. Lepaskan sarung tangan

26. Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

27. Dokumentasikan hasil pemeriksaan payudara

Referensi

Alden, K. R., Lowdermilk, D. L., Cashion, M. C., & Perry, S. E. (2013), Maternity and Women’s Health Care-E-Book. Elsevier Health Sciences.

 Lowdermilk, D. L., Perry, S. E., & Cashion, M. C. (2014). Maternity Nursing. Elsevier Health Sciences.

PPNI (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (1st ed.).Jakarta: DPP PPNI.

PPNI (2018) Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (1st Ed.). Jakarta: DPP PPNI.

PPNI (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (1st ed.). Jakarta: DPP PPNI.

Ricci, S.S, & Kyle, T. (2009). Maternity and Pediatric Nursing. Philadelpia: Lippincott

 

Pemeriksaan Lochea

Kategori: Fisiologis

Subkategori: Reproduksi dan Seksualitas

Definisi : Mengamati dan menganalisis pengeluaran cairan rahim pervaginam pasca persalinan.

Diagnosis Keperawatan : Risiko Infeksi Ansietas

Luaran Keperawatan : Tingkat Infeksi Menurun, Tingkat Ansietas Menurun

Prosedur

 1. Identifikasi pasien menggunakan minimal dua identitas (nama lengkap, tanggal

lahir, dan/atau nomor rekam medis)

2. Jelaskan tujuan dan langkah-langkah prosedur

3. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan:

a. Sarung tangan bersih

b. Tisu, jika perlu

4. Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

5. Jaga privasi ibu

6. Atur posisi ibu dorsal recumbent

7. Pasang sarung tangan bersih

8. Amati pengeluaran Lochea (COCA)

a. Consistency : Lochea yang keluar berupa gumpalan darah atau caira

 b. Odor: Lochea berbau busuk atau amis

C. Color: Rubra (0-3 hari), serosa (4-7 hari), alba (>7 hari)

d. Amount: Banyaknya jumlah lochea yang keluar Informasikan hasil pemeriksaan lochea

10. Rapikan pasien

11. Lepaskan sarung tangan

12. Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

 13 Dokumentasikan hasil pemeriksaan lochea

Referensi

Lowdermilk, D. L., Perry, S. E., & Cashion, M. C. (2014). Maternity Nursing. Elsevier Health Sciences

PPNI (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (1st ed.).

PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia Jakarta: DPP PPNI.

Pemberian Terapi Kognitif 3

Kategori: Psikologis

Subkategori: Integritas Ego

 

Definisi

Modifikasi distorsi kognitif dan perilaku maladaptif dengan melawan pikiran negatif yang muncul otomatis yang ketiga dengan  memanfaatkan sistem pendukung.

Diagnosis Keperawatan

Koping tidak Efektif                                              Sindrom Pasca Trauma

Perilaku Kesehatan Conderung                         Perilaku Kekerasan

Berisiko                                                                Risiko Perilaku Kekerasan

 

Luaran Keperawatan

Status Koping Membaik                                  Ketahanan Personal Meningkat

Perilaku Kesehatan Membaik                        Kontrol Diri Meningkat

 

Prosedur

1. Identifikasi pasien menggunakan minimal dua identitas (nama lengkap, tanggal

lahir, dan/atau nomor rekam medis)

2. Jelaskan tujuan dan langkah-langkah prosedur

3. Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

4. Ciptakan hubungan terapeutik

5. Identifikasi peristiwa dan pikiran negatif yang bertambah

6. Latihan melawan pikiran negatif yang ketiga menjadi pikiran positif memasukkan ke dalam jadwal kegiatan harian

7. Identifikasi sistem sosial yang ada dan sistem pendukung yang di gunakan.

8. Berikan reinforcement positif

9. Lakukan kebersihan tangan 6 langkah

10. Dokumentasikan prosedur yang telah dilakukan dan respons pasien

 

Referensi

Perry, A.G. & Potter, PA. (2014). Nursing Skills & Procedures (8th ed.). St Louis: Mosby Elsevier

 

PPNI (2016) Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (1th ed.) Jakarta: DPP PPNI.

 

PPNI (2018) Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (1th ed.) Jakarta: DPP PPNI.

 

PPNI (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (1th ed.). Jakarta: DPP PPNI

 

Stuart, G. W. (2013). Principles and Practice of Psychiatric Nursing (10th ed.). St. Louis: Mosby  Elsevier

 

Townsend, M. (2014) Psychiatric Nursing: Assessment, Care Plans, and Medications (9th ed). Philadelphia F A Davis Company.